Bagian Dapur yang terlihat bersih ternyata lebih kotor! Beginilah cara untuk membersihkannya.

Bagian Dapur yang terlihat bersih ternyata lebih kotor! Beginilah cara untuk membersihkannya.

Cukizufurniture.co.id, Cengkareng – Tentunya semua orang ingin sekali memiliki rumah yang begitu bersih. Selain menjadi kepuasan tersendiri, tentunya orang yang bertamu juga merasa lebih nyaman ketika sedang berkunjung.

Bahkan jika sang pemilik rumah menyajikan hidangan untuk para tamu, tentunya kita harus memastikan bahwa peralatan dapur yang digunakan tentunya harus selalu bersih agar bisa memberikan kesan yang baik bagi para tamu yang sedang berkunjung.

Namun tahukan Anda, bahwa beberapa bagian dapur yang terlihat bersih pun, ternyata tidak higienis dan tidak bersih. Mungkin Anda penasaran, bagian dapur mana saja yang ternyata lebih kotor meskipun terlihat bersih. Maka dari itu akan kami jabarkan di bawah ini.

  1. Wastafel dapur


Sebagai tempat yang sering digunakan untuk membersihkan piring dan mencuci bahan-bahan dapur, ternyata tempat ini bisa dikatakan paling kotor dan tidak higienis. Mengapa demikian? Karena ketika kita mencuci bahan-bahan makanan seperti buah dan daging yang hanya mengandalkan air saja untuk membersihka bahan-bahan makanan tersebut.

Selain itu, air-air yang tertinggal di wastafel dapur berpotensi membuat wastafel dapur berkarat atau ditumbuhi dengan jamur. Solusinya dengan membersihkan wastafel dapur dengan menggunakan baking soda yang dicampur dengan air, cuka, alkohol maupun soda.

  •  Spons


Spons menjadi salah satu alat yang sering digunakan untuk membersihkan piring dengan bantuan sabun cuci piring. Sepintas terlihat bersih karena sering digunakan bersama dengan cuci piring. Namun spons ternyata tidak higenis karena spons yang lembab menjadi sarana bagi bakteri dan kuman untuk berkembang.

Untuk membersihkan spons, lebih baik keringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari kemudian ditaruh secara terpisah dengan tempat sabun cuci piring. Akan lebih baik jika spons direndam dengan cuka terlebih dahulu sebelum dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kering.

  • Talenan

Talenan sering digunakan untuk memotong berbagai aneka bahan makanan, mulai dari daging, sayuran, hingga bahan makanan yang lain. Bahan-bahan makanan ini beresiko menularkan bakteri jika talenan tidak dicuci dengan bersih meski dengan sabun pencuci piring sekalipun. Selain itu, jika tidak dibersihkan dengan benar, talenan bisa menghasilkan bau yang tidak sedap.

Agar talenan selalu bersih serta bebas dari bau yang tidak sedap dan berbakteri, maka Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti cuka, garam, atau soda kue. Untuk menghilangkan bau yang tidak sedap, Anda bisa menggunakan lemon. Bisa juga menggunakan bahan kimia seperti pemutih yang dicampur dengan air atau dengan hidrogen peroksida. Tetapi Anda harus tetap membersihkan sisa bahan kimia ini dengan air dan sabun pencuci piring agar nantinya tidak terpapar zat racun yang berbahaya.

  • Wadah pisau

Tentunya Anda sudah tahu dong fungsi dari wadah pisau ini. Sebagai tempat untuk menaruh segala pisau, tentunya ini sangat memudahkan Anda untuk mengambil pisau ketika sedang memasak. Meskipun pisau yang kamu gunakan sudah Anda cuci dengan bersih, namun bukan berarti wadah pisau juga bersih.

Karena celah yang sempit, bisa jadi wadah pisau menampung butiran kotoran tanpa disadari. Celah yang sempit juga memungkinkan bakteri untuk tumbuh karena lembab, apalagi ketika kita menaruh pisau dalam keadaan basah. Untuk membersihkannya, rendam dengan sabun anti bakteri kemudian gosok menggunakan sikat kecil. Kemudian bilas dengan air hingga bersih.

Sudah tahu kan mana saja bagian dapur yang ternyata kotor meskipun terlihat bersih. Dengan cara yang disebutkan di atas, tentunya Anda sudah bisa memperhatikan bagian dapur agar terjamin kebersihannya. HG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *